image


DIRUT HUTAMA KARYA DAN DIRUT LEN “TURUN GUNUNG” UNTUK MENGAJAR DI UNIVERSITAS BRAWIJAYA


Malang – Dalam perjalanannya sampai dengan 72 tahun Indonesia merdeka, BUMN telah melakukan perannya sebagai agen pembangunan. Produk dan jasa BUMN telah hadir dan dinikmati secara luas oleh masyarakat. BUMN menjadi penggerak dan pilar pemerintah untuk menjalankan program-program prioritas pembangunan nasional dengan ultimate goal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat seperti tol laut, infrastruktur, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam peningkatan literasi keuangan masyarakat dan akses permodalan untuk usaha mikro, kecil dan menengah, perbankan BUMN melakukan perluasan usaha sampai ke pelosok negeri. Selain itu, masyarakat Indonesia Timur kini telah dapat menikmati harga BBM yang sama dengan Saudara-saudaranya di Indonesia bagian Barat dan dapat menikmati harga semen yang terjangka. Pasok dan distribusi beras dilakukan secara continue oleh BUMN untuk membantu pemerintah menjaga kestabilan harga. Pencapaian pemerintah tersebut tidak terlepas dari peran BUMN sebagai kepanjangan tangan pemerintah untuk mencapai sasaran strategis nasional.

Sebagai upaya untuk makin meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan kondisi perekonomian nasional dan peran BUMN tersebut serta meningkatkan link and match antara BUMN dan perguruan tinggi, dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, Kementerian BUMN menyelenggarakan kegiatan “BUMN Hadir di Kampus”.

Acara “BUMN Hadir di Kampus” yang dilaksanakan secara serentak di 28 perguruan tinggi di Indonesia pada 28 Oktober ini merupakan kegiatan dimana Menteri BUMN, Pejabat Eselon I Kementerian BUMN dan Direktur Utama BUMN diterjunkan ke Kampus untuk melakukan diskusi bersama dengan Civitas akademika Perguruan Tinggi yang terdiri dari para dosen dan mahasiswa.

Di Universitas Brawijaya (UB) kegiatan dilaksanakan di Gelanggang Olahraga mulai pukul 09.00 sampai 12.00. Narasumber atau pemateri yang dihadirkan antaralain Guru Besar UB/Dirjen Kementrian Desa PDTT Profesor Ahmad Erani Yustika, Staf Khusus Menteri BUMN Ahmad Bambang, Direktur Utama PT. Hutama Karya (Persero) I Gusti Ngurah Putra serta Direktur Utama PT. LEN Industri (Persero) Zakky Gamal Yasin.

Selain memberikan kuliah umum, HK, LEN, bersama dengan PT. Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) juga memberikan dana bantuan pendidikan kepada Universitas Brawijaya senilai Rp. 500 juta serta bantuan untuk kegiatan kemahasiswaan senilai Rp. 100 juta untuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Brawijaya.

Posted in berita-perusahaan on Oct 28, 2017