PEKERJAAN OVERPASS TOL PALEMBANG–BETUNG SEKSI 3, DITERAPKAN BUKA-TUTUP DI JALAN NASIONAL SUMSEL KM 69-71
SUMATRA SELATAN – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama dengan anak usahanya PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) terus melanjutkan pembangunan Proyek Tol Palembang – Betung dimana saat ini tengah dilakukan pekerjaan pembangunan overpass di STA 111+250. Sehubungan dengan hal tersebut, untuk mendukung proses pembangunan akan dilaksanakan pengaturan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup jalur pada Jalan Nasional Lintas Timur Sumatra Palembang-Betung KM 69-71 arah ke Jambi maupun sebaliknya.
Buka-Tutup dilakukan pada malam hari mulai tanggal 30–31 Januari 2026, 1-2 Februari 2026, dan 11-14 Februari 2026 tepatnya pukul 22.00-05.00 WIB, dengan durasi kurang lebih setiap 60 menit. Skema yang diberlakukan yakni 60 menit penutupan diikuti 60 menit pembukaan, berlanjut hingga waktu yang dijadwalkan.
Pengaturan lalu lintas ini merupakan langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung serta mendukung kelancaran pelaksanaan konstruksi di lapangan.
“Agar lalu lintas tetap aman dan terkendali selama proses pekerjaan berlangsung, kami berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Sumsel, Satlantas Polres Banyuasin, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumsel Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin,” ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah
Upaya lainnya yang dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, jalur Buka-Tutup dilengkapi dengan akses jalan darurat untuk ambulans dan mobil pemadam kebakaran yang digunakan apabila situasi darurat terjadi. Selain itu, jalur buka tutup akan dilengkapi rambu-rambu, marka, penerangan, serta perangkat keselamatan lainnya. Hutama Karya bersama instansi terkait juga menyiagakan petugas pengatur lalu lintas di titik-titik krusial dan melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal komunikasi untuk memastikan informasi pengalihan jalur tersampaikan kepada masyarakat.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang akan ditimbulkan dari pengerjaan proyek ini serta mengimbau pengguna jalan agar mengurangi kecepatan saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan, menjaga jarak aman, mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman dan lancar,” tutup Mardiansyah.
Tol Palembang-Betung Seksi 3 Mainroad merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada ruas Kayu Agung-Palembang-Betung, yang akan terhubung langsung dengan Tol Betung-Tempino-Jambi dan Tol Palembang-Indralaya. Ruas ini berperan penting dalam mengurai kemacetan di wilayah perkotaan Palembang-Banyuasin sekaligus memperlancar arus logistik menuju kawasan industri di Provinsi Sumatra Selatan setelah beroperasi penuh. Tol ini nantinya akan memangkas waktu tempuh Palembang menuju Betung yang awalnya 2 jam menjadi 45 menit, sehingga mendukung efisiensi pergerakan barang logistik serta mobilitas masyarakat Sumatra Selatan.