Perkuat Implementasi GCG, Hutama Karya Raih Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026

JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali mencatat capaian positif dalam penguatan tata kelola perusahaan. Berdasarkan hasil assessment ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang diterbitkan pada 14 Juli 2026, Perseroan mencatat peningkatan tingkat pemenuhan penerapan tata kelola sebesar 3,95% (Persen) dibandingkan tahun sebelumnya. Sejalan dengan capaian tersebut, Hutama Karya juga meraih Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026 pada ajang The 5th Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi Research and Consulting , diterima pada Selasa (30/6) di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta. 

Mengusung tema " Building Trust Through Future-Ready Governance ", ajang tersebut memberikan apresiasi kepada perusahaan yang dinilai mampu menerapkan tata kelola perusahaan secara adaptif, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan. Pada tahun ini, Hutama Karya menerima penghargaan dalam kategori Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in Service Quality Improvement and Competitive Infrastructure Development (Infrastructure Services Industry) . Kategori tersebut menunjukkan pengakuan atas keberhasilan Perseroan mengintegrasikan praktik tata kelola perusahaan dengan peningkatan kualitas layanan serta pengembangan infrastruktur yang kompetitif. 

Capaian tersebut sekaligus memperkuat rekam jejak Hutama Karya dalam ajang Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards . Pada 2022, Perseroan meraih penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Implementation on Advancing Marvelous Infrastructure Services sebagai apresiasi atas implementasi tata kelola yang mendukung pengembangan layanan infrastruktur. Selanjutnya pada 2023, Hutama Karya kembali memperoleh penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in Business Strategy to Create Reliable Infrastructure, yang menegaskan peran tata kelola dalam mendukung strategi bisnis dan pembangunan infrastruktur yang andal. Sementara pada 2026, pengakuan diberikan melalui kategori Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in Service Quality Improvement and Competitive Infrastructure Development, yang mencerminkan perkembangan implementasi GCG hingga mampu mendorong peningkatan kualitas layanan serta daya saing perusahaan di sektor jasa infrastruktur. 

Sejalan dengan capaian tersebut, Hutama Karya melaksanakan assessment ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) pada 20 Mei hingga 14 Juli 2026 sebagai bagian dari evaluasi terhadap penerapan tata kelola perusahaan berdasarkan standar ASEAN. Penilaian mencakup aspek Hak dan Perlakuan Setara terhadap Pemegang Saham, Keberlanjutan dan Ketahanan, Keterbukaan dan Transparansi, serta Tanggung Jawab Dewan. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan berbagai area of improvement guna memperkuat kualitas tata kelola perusahaan secara berkesinambungan. 

Selain mencatat kenaikan nilai sebesar 3,95% (Persen), proses evaluasi juga menunjukkan sejumlah praktik yang telah melampaui standar minimum. Di antaranya pengungkapan pengelolaan risiko dan peluang terkait perubahan iklim, independent assurance atas Laporan Keberlanjutan 2025, penguatan keterlibatan pemangku kepentingan dalam implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG), pembentukan Komite Keberlanjutan yang dipimpin Direktur Utama, serta Komite Risiko di bawah Dewan Komisaris. Berbagai aspek tersebut memperlihatkan bahwa sistem tata kelola Hutama Karya semakin selaras dengan praktik terbaik di tingkat regional. 

Penguatan tata kelola tersebut didukung melalui penyempurnaan kebijakan perusahaan, optimalisasi peran Direksi dan Dewan Komisaris beserta komite pendukungnya, penerapan Enterprise Risk Management (ERM), penguatan sistem pengendalian internal, optimalisasi Whistleblowing System (WBS), serta pembudayaan nilai integritas berdasarkan prinsip Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Kewajaran (TARIF) dalam setiap proses bisnis Perseroan. 

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, mengatakan bahwa penghargaan dan hasil assessment independen menjadi motivasi bagi Hutama Karya untuk terus memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG). "Penghargaan dan hasil assessment ini menjadi pengingat bagi kami bahwa tata kelola perusahaan yang baik merupakan komitmen yang harus terus dijaga, diperkuat, dan ditingkatkan secara berkelanjutan," tutup Hamdani.