SINERGI DANANTARA DAN HUTAMA KARYA WUJUDKAN PEMULIHAN BERKELANJUTAN DI ACEH TAMIANG

ACEH TAMIANG – Pada Senin (19/1), manajemen Danantara Asset Management (DAM)
bersama PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) melaksanakan kunjungan kerja selama
dua hari ke Aceh Tamiang sebagai bagian dari dukungan pemulihan pascabencana. Kunjungan
ini bertujuan memastikan program bantuan bagi warga di Rumah Hunian Danantara (Huntara)
berjalan sesuai kebutuhan, sekaligus menjadi sarana koordinasi antar pihak di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Komisaris Utama DAM, Rabin Indrajad Hattari, bersama
Komisaris Independen, Haryo Baskoro Wicaksono dan Agus Sugiarto, serta Komisaris
Bambang Sugeng Rukmono, turut hadir meninjau langsung lokasi Huntara. Kehadiran jajaran
Komisaris ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memperkuat pengawasan,
kepedulian sosial, serta dukungan terhadap proses pemulihan di Aceh Tamiang. Agenda turut
didampingi oleh Staf Sekretariat, Andi Muhammad Al-Fayed, dan Tommy Tia Raharja.

Dalam peninjauan, Komisaris Utama DAM, Rabin Indrajad Hattari, menyampaikan Huntara
kini menjadi ruang transisi bagi warga. “Kehadiran Huntara perlahan membantu memulihkan
ritme kehidupan sehari-hari, sehingga kita harapkan sinergi ini berjalan solid dan memberikan
manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sebanyak 154 kepala keluarga dilaporkan telah mulai menempati Huntara Aceh Tamiang
secara bertahap, sementara penempatan penghuni lainnya dilakukan menyusul sesuai kesiapan
di lapangan. Salah satu warga penghuni menyampaikan, “Di sini lebih layak dan manusiawi
dibandingkan tinggal di tenda; anak-anak juga lebih tenang,” ujar Sujiwo. Warga tersebut
menambahkan, kepastian tempat tinggal sementara membuat keluarga lebih mudah menata
kembali rutinitas harian sambil menunggu proses pemulihan jangka panjang berjalan.

Pada hari yang sama, Managing Director Human Capital DAM, Agus Dwi Handaya, juga
melakukan kunjungan kerja ke Aceh Tamiang dengan fokus berbeda. Kunjungan ini
menekankan peran korporasi dalam memastikan dukungan sumber daya, pola koordinasi, serta
pengelolaan dukungan sosial berjalan konsisten selama masa pemulihan. Agenda turut diisi
peninjauan kegiatan sosial dan komunikasi dengan pemangku kepentingan setempat, serta
peninjauan terbatas di lokasi Huntara untuk menangkap masukan aktual kebutuhan warga.

Pada kesempatan terpisah, Executive Vice President  (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama
Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa kunjungan Dewan Komisaris memperkuat tata
kelola dan fungsi pengawasan agar pelaksanaan pemulihan di Aceh Tamiang berjalan tertib
dan tepat sasaran. “Arahan Dewan Komisaris menjadi penguatan bagi kami untuk menjaga
keselamatan kerja dan ketepatan pelaksanaan, sekaligus memastikan koordinasi antar
organisasi berjalan rapi agar dukungan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan
penerima manfaat,” ujarnya.

Sebagai BUMN konstruksi dalam proyek infrastruktur nasional, Hutama Karya menegaskan
dukungan pemulihan tidak berhenti pada aspek teknis pelaksanaan. “Kami berharap rangkaian
kolaborasi ini membantu warga menjalani masa transisi di Huntara dengan lebih baik, hingga
aktivitas sosial dapat pulih bertahap,” tutup Mardiansyah.