Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran
JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui penyediaan infrastruktur dan hunian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu wujud komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelesaian pembangunan Hunian Senen di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, yang disiapkan sebagai tempat tinggal bagi masyarakat yang direlokasi dari kawasan bantaran rel kereta api di wilayah Senen.
Sebagai bagian dari kesiapan pemanfaatan hunian tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria, Menteri Koperasi Ferry Juliantono melakukan peninjauan langsung ke Hunian Senen pada Selasa (9/6). Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Direktur Operasi II Hutama Karya Mardiansyah beserta jajaran direksi BUMN lainnya.
Hunian Senen dibangun di atas lahan seluas 1,61 hektare dengan status Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports). Kawasan ini memiliki total 324 unit hunian yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, antara lain toilet, mushola, dapur umum, ruang komunal, taman bermain anak, serta area parkir guna mendukung kenyamanan penghuni.
Dalam kunjungan tersebut, Direktur Operasi II Hutama Karya Mardiansyah turut mendampingi untuk memastikan kesiapan Hunian Senen. Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa Hunian Senen telah siap untuk dimanfaatkan dan akan menjadi bagian dari laporan kepada Presiden sebagai bentuk dukungan terhadap program penataan kawasan permukiman dan relokasi warga bantaran rel.
"Hunian ini sudah siap. Namun yang tidak kalah penting adalah memastikan bahwa penghuni yang menempati hunian ini benar-benar sesuai dengan tujuan awal, yaitu warga yang direlokasi dari bantaran rel kereta api di kawasan Senen," ujar Maruarar.
Menteri PKP juga mengapresiasi kolaborasi lintas kementerian, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan yang memungkinkan pembangunan Hunian Senen diselesaikan lebih cepat dari target yang ditetapkan. Menurutnya, percepatan penyelesaian proyek tersebut menjadi contoh sinergi yang baik dalam menghadirkan solusi hunian yang berpihak kepada masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, para Menteri dan Kepala Badan juga menekankan pentingnya menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang sehat, nyaman, aman, serta mendukung tumbuh kembang anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Selain menyediakan hunian, kawasan Hunian Senen diharapkan mampu menciptakan ruang hidup yang produktif, mendorong interaksi sosial yang positif, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Pembangunan Hunian Senen merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang berkolaborasi untuk menghadirkan hunian bagi masyarakat. Proyek yang mulai dikerjakan pada 3 April 2026 tersebut berhasil diselesaikan lebih cepat dari target penyelesaian yang ditetapkan pada 15 Juni 2026. Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan program pemerintah untuk menyediakan hunian yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Tak hanya menghadirkan hunian, Hunian Senen juga dirancang untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai fasilitas yang tersedia guna menunjang aktivitas sosial serta peningkatan kualitas hidup penghuni.
Selain kesiapan fisik bangunan, pemerintah juga menekankan pentingnya pengelolaan kawasan dan pemberdayaan masyarakat agar Hunian Senen dapat berkembang menjadi lingkungan yang nyaman, aman, dan produktif bagi penghuninya. Fasilitas yang tersedia di kawasan hunian akan dioptimalkan guna mendukung aktivitas dan kualitas hidup penghuni.
Pada tahap awal pemanfaatannya, penghuni Hunian Senen tidak dikenakan biaya hunian maupun biaya utilitas guna mendukung proses adaptasi masyarakat. Sementara itu, proses pendataan calon penghuni telah dilakukan dan akan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan mekanisme yang telah disiapkan oleh pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.
Melalui sinergi antara pemerintah dan BUMN, pembangunan Hunian Senen diharapkan dapat mendukung penataan kawasan perkotaan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa penyelesaian Hunian Senen merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah menghadirkan hunian bagi masyarakat sekaligus mendukung penataan kawasan perkotaan yang lebih tertata.
"Melalui kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan Hunian Senen dapat diselesaikan dengan tetap mengedepankan aspek mutu dan keselamatan kerja. Kami berharap hunian ini dapat menjadi lingkungan tinggal yang nyaman serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Hamdani.
Ke depan, Hutama Karya akan terus mendukung pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, perusahaan berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan nasional.